h1

begini ya rasanya

February 8, 2010

begini ya rasanya sendiri, drumah sndiri, ga ada ibu, ga ada babeh, ga ada mas’Guh,

ga ada yg bilang “de..toto dahar”.  <<babeh

skrg makan sndiri, ga ada yg manggil “ra….ayo makan brg” <<babeh

sholat ga ada yg ingetin, biasanya klo subuh.. “raa bangun, subuh dulu,,” atw “de…kamu udah subuh blm?” <<ibu n babeh

pulang kuliah ga ada yg nanya2in..”gimana tadi dikampus?”, “nanti pulang jm brp”, “jgn malem2 ya”….<<ibuku

biasanya klo ngeluh cape abis dr lab ada yg bilang “udah kamu resign aja klo cape, jgn trllu dipaksain, sbntr lg kn kmu skripsi, kamu hrs konsen, ibu juga ngeliat kmu kayanya cpe bgt”..hmmm bikin kangen.

biasanya ada yg ngerayu “de, gw minjem modem dunk, malem ini aja klo kmu ud tdur,bsk pagi tenang aja udah ada diluar lg”, atw ga “pelit bgt sih loh”, en ga ada yg ngeledkin lagi “jenggot-jenggot ditaman”  hahaha.<< kk gw

baru 2hari ga ada mereka, berasa ada yg kurang aja.. ngebayangin klo aku ud kerja, trs ngekost..oh no…pasti berasa sepi bgt..!!!!!!!!!!!!

yg paling berasa mah klo malem2,,sepi, sendiri,,hikkss,, apalagi klo kjadiannya kaya kmrn sore, ada uler…trs aku cuma sndiri drumah, ga kbayang deh..

sminggu berasa sebulan bgt, dtinggal ke madura, gimana klo dtinggal ibu n babeh naek haji yak!!

masih 6hari lagi aku sndiri drumah…oh God, jaga aku!!!!

h1

22

January 24, 2010

22????????????????????????

h1

Ucapkan salam, jawablah salam

January 23, 2010

Assalamu’alaikum.Wr.Wb

Ucapkan salam, Jawablah salam
Maka kita semestinya bersemangat dalam melakukan kebaikan dan menghidupkan serta menyuburkan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Saudariku seakidah, menebar salam antar umat muslim adalah salah satu sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Hendaknya setiap diri menumbuhkan kebiasaan yag mulia ini pada diri sendiri dan lingkungannya.

Dalam Shahih Muslim (54) disebutkan: Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mencintai. Salah satu bentuk kecintaan adalah menebar salam antar sesama muslim.”

Di dalam hadits tersebut Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan diantara syarat masuk surga adalah keimanan kemudian menggantungkan keimanan dengan saling cinta-mencintai sesama muslim, dan itu semua tidak akan terwujud kecuali dengan salah satu caranya, yaitu menebarkan salam antara sesama muslim.

Definisi Salam

Ulama berbeda pendapat akan makna salam dalam kaliamat ‘Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu’. Berkata sebagian ulama bahwasanya salam adalah salah satu nama dari nama-nama Allah sehingga kalimat ‘Assalaamu ‘alaik’ berarti Allah bersamamu atau dengan kata lain engkau dalam penjagaan Allah. Sebagian lagi berpendapat bahwa makna salam adalah keselamatan sehingga maknanya ‘Keselamatan selalu menyertaimu’. Yang benar, keduanya adalah benar sehingga maknanya semoga Allah bersamamu sehingga keselamatan selalu menyertaimu.

Wajibnya Menjawab Salam

Saudariku seiman, jika ada yang mengucapkan salam kepada kita sedang kita dalam kondisi sendiri, maka kita wajib menjawabnya karena menjawab salam dalam kondisi tersebut hukumnya adalah fardu ‘ain. Sedang jika salam diucapkan pada suatu rombongan atau kelompok, maka hukum menjawabnya adalah fardu kifayah. Jika salah satu dari kelompok tersebut telah menjawab salam yang diucapkan kepada mereka, maka sudah cukup. Sedang hukum memulai salam adalah sunnah (dianjurkan) namun untuk kelompok hukumnya sunnah kifayah, jika sudah ada yang mengucapkan maka sudah cukup.

Dari Ali bin Abi Thalib, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sudah mencukupi untuk suatu rombongan jika melewati seseorang, salah satu darinya mengucapkan salam.” (HR. Ahmad dan Baihaqi)

Adab Mengucapkan Salam

1. Mengucapkannya Dengan Sempurna

Pembaca, semoga Allah merahmatiku dan merahmati kalian semua, sangat dianjurkan bagi kita untuk mengucapkan salam dengan sempurna, yaitu dengan mengucapkan, “Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.”

Hal ini berdasarkan hadits dari ‘Imran bin Hushain radiallau ‘anhu, ia berkata: “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan , ‘Assalaamu’alaikum’. Maka dijawab oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia duduk, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sepuluh’. Kemudian datang lagi orang yang kedua, memberi salam, ‘Assalaamu’alaikum wa Rahmatullaah.’ Setelah dijawab oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam ia pun duduk, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Dua puluh’. Kemudian datang orang ketiga dan mengucapkan salam: ‘Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh’. Maka dijawab oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia pun duduk dan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Tiga puluh’.” (Hadits Riwayat Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 986, Abu Dawud no. 5195, dan At-Tirmidzi no. 2689 dan beliau meng-hasankannya).

2. Memulai Salam Terlebih Dahulu

Saudariku di jalan Allah, memulai mengucapkan salam kepada orang lain adalah sangat dianjurkan. Hendaknya yang lebih muda mengucapkan salam kepada yang lebih tua, yang lewat memberi salam kepada yang sedang duduk, dan yang sedikit mengucapkan salam kepada yang banyak, serta yang berkendaraan mengucapkan salam kepada yang berjalan. Hal tersebut sejalan dengan hadist dari Abu Hurairah. Pengucapan salam yang berkendaraan kepada yang berjalan adalah sebagai bentuk syukur dan salah satu keutamaannya adalah agar menghilangkan kesombongan.

Dalam hadits tersebut, bukan berarti bahwa apabila orang-orang yang diutamakan untuk memulai salam tidak melakukannya, kemudian gugurlah ucapan salam atas orang yang lebih kecil, atau yang tidak berkendaraan, dan semisalnya. Akan tetapi Islam tetap menganjurkan kaum muslimin mengucapkan salam kepada yang lainnya walaupun orang yang lebih dewasa kepada yang lebih muda atau pejalan kaki kepada orang yang berkendaraan, sebagaiman sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam:

“Yang lebih baik dari keduanya adalah yang memulai salam.” (HR. Bukhori: 6065, Muslim: 2559)

Salah satu upaya menyebarkan salam diantar kaum muslimin adalah mengucapkan salam kepada setiap muslim, walaupun kita tidak mengenalnya.

Hal ini didasari sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam: Dari ‘Abdullah bin Amr bin Ash radiallahu ‘anhuma, ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Islam bagaimana yang bagus?” Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Engkau memberi makan ( kepada orang yang membutuhkan), mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.” (HR. Bukhori: 2636, Muslim: 39)

3. Mengulangi Salam Tatkala Berjumpa Lagi Walaupun Berselang Sesaat

Bagi seseorang yang telah mengucapkan salam kepada saudaranya, kemudian berpisah, lalu bertemu lagi walaupun perpisahan itu hanya sesaat, maka dianjurkan mengulang salamnya. Bahkan seandainya terpisah oleh suatu pohon lalu berjumpa lagi, maka dianjurkan mengucapkan salam, sebagaimana sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam:

“Apabila di antara kalian berjumpa dengan saudaranya, maka hendaklah mengucapkan salam kepadanya. Apabila terhalang oleh pohon, dinding, atau batu (besar), kemudian dia berjumpa lagi, maka hendaklah dia mengucapkan salam (lagi).” (HR. Abu Dawud: 4200, dishohihkan oleh Al-Albani dalam Misykat al-Mashobih: 4650, dan lihat Silsilah Shohihah: 186)

4. Tidak Mengganggu Orang yang Tidur Dengan Salamnya

Dari Miqdad bin Aswad radiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Kami mengangkat jatah minuman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam (karena beliau belum datang), kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam datang di malam hari, maka beliau mengucapkan salam dengan ucapan yang tidak sampai mengganggu/ membangunkan orang tidur dan dapat didengar orang yang tidak tidur, kemudian beliau masuk masjid dan sholat lalu datang (kepada kami) lalu beliau minum (minuman kami).” (HR. Timidzi: 2719 dan dishohihkan oleh Al-Albani dalam Adab Az-Zifaf hal. 167-196 cet. terbaru)

5. Tidak Memulai Ucapan Salam Kepada Orang Yahudi dan Nasrani

Dari Ali bin Abi Thalib radiallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian mengucapkan salam lebih dahulu kepada Yahudi dan Nashrani, dan bila kalian bertemu mereka pada suatu jalan maka desaklah mereka ke sisi jalan yang sempit.”

Hadits ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang mulia dan unggul dari yang lainnya. Jika mereka mengucapkan salam kepada kita, maka balaslah salamnya dengan ucapan ‘Wa ‘alaikum’.

6. Berusaha Membalas Salam Dengan yang Lebih Baik atau Semisalnya

Maksudnya, tidak layak kita membalas salam orang lain dengan salam yang lebih sedikit. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya:

“Apabila kalian diberi salam/penghormatan, maka balaslah dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang serupa.” (QS. An-Nisa’: 86)

Kebiasaan Para Sahabat Berjabat Tangan

Adalah kebiasaan para sahabat jika mereka berjumpa maka saling berjabat tangan antar satu dengan yang lain. Maka apabila kita bertemu dengan seorang teman, cukupkanlah dengan berjabat tangan disertai dengan ucapan salam (Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh) tanpa berpelukan kecuali ketika menyambut kedatangannya dari bepergian, karena memeluknya pada saat tersebut sangat dianjurkan. Hal ini berdasarkan hadits Anas bin Malik radiallahu ‘anhu, ia berkata:

“Apabila sahabat-sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam saling berjumpa, maka mereka saling berjabat tangan dan apabila mereka datang dari bepergian, mereka saling berpelukan.” (HR. At-Tabrani dalam Al-Mu’jamul Ausath no. 97 dan Imam Al-Haitsami berkata dalam kitab Majma’uz Zawaa’id VIII/ 36, “Para perawinya adalah para perawi tsiqah.”)

Saudariku muslimah, yang berusaha meniti jalan kebenaran, hendaklah adab-adab di atas kita jaga. Kita berusaha untuk menanamkannya pada diri kita, memupuknya, memeliharanya serta mengajak orang lain kepadanya. Semoga Allah, Dzat yang membalas kebaikan sebesar dzarrah dengan kebaikan dan membalas keburukan sebesar dzarrah dengan keburukan memberikan kita keistiqamahan untuk senantiasa berjalan di atas Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

klo kata aku mah: eh eh klo datengnya pke salam, perginya pke salam juga.. klo datengnya blm pke salam, ya salam dulu. klo ada yg salam, ya dijawab salamnya. jgn dtg n pergi bgitu aj ahh ^-^

biz aku  ga suka bgt, klo org salam ga dijawab… dicuekin ajah… so dijawab ya temans

Wa Allahu A’lam.

source>>http://inn3.wordpress.com/

h1

lucu2an aja

January 23, 2010

recall…tuing..tuing..tuing

sekilas mengingat masa2 kecil…

polos,

norak,

sllu ingin tau,

dulu, waktu msh sd kls 1 or 2, lg makan telur rebus, masa telurnya aku buang krn pas baru aku mkn dikit dikuning telurnya ada wrna abu2nya, aku bilang ada semennya ke tmn aku… (hehe…parah bgt).. polos bgt

agak gede’an dikit klo ga salah kls3, kluar rumah mlm2, rencananya mau main di garasi rmh,,pas lagi kluar dg loncat2 riang gembira, tiba2 ada bunyi “pyiik..pyiik..pyikk..”, dua kk ku bilang gini “kok ada suara burung”?…. aku curiga dg benda dibawah kakiku, tiba2 aku liat di bawah kaki aku ada seekor burung kecil yg spt’y baru jatuh dari genting rumah… yahh tp syg sdh mati keinjek kaki aku yg kecil,,, hikss..akhirnya kami ber3 (aku n dua kk ku) bikin kuburan bwt si piyiik, dikasih kayu nisan n ditaburin bunga2..hikss

trs jg dulu SMP kbawah, anggapan aku,konsep pikiran aku, klo org gandengan tangan bisa nyebab’in ‘kehamilan’… poloss.. tp justru konsep ini yg jadi benteng..ngejaga’in aku dari pergaulan yg salah.. :-)

trs ada lagi waktu sma,,polos2 gajebo.. beli kelinci abis pulang dari lembang, ditaro dikerdus diatas mobil, pas itu lewat cipularang (tol yg baru jadi).. tiba2 waktu mobil melaju ada suara gaduh diatas mobil, akhirnya aku liat ke kaca blkng, koq ada kelinci terbang, setelah tersedar bahwa itu kelinciku, aku langsung heboh minta bapa untuk berhentiin mobilnya, tp terlambat kelinci1 sdh terlindas mobil yg melaju kencang di jalan tol itu.. hiks dg mata dan kepalaku, aku baru ngeliat seekor hewan kecil imut mati dg tragis… akhirnya mobil berhenti dan kelinci ke2 dan ke3 pun berjatuhan, berhamburan kejalan, kelincinya kaya stress gtu lari2 ga karuan, dan yang polos dan bodoh aku dan kk ku lari2 ga karuan juga di jalan tol yg sdh beroperasi itu, katanya sih bapa n ibu teriak2 manggilin kita, tapi kita ga denger, fokus ngejar2 kelinci yg udah ada diseberang jalan tol… kelinci ku si snow ball pun mati, ga smpat terselamatkan, yg terselamatkan cuma si brownie…

brownie udah keliatan stress ketakutan di genggaman kk-ku.. bnr2 pas sampe mobil lagi aku n kk ku dimarahin bapa n ibu, gara2 ga merhatiin keselamatan sendiri,, “abis gmn dunk pa, bu, kan kasian kelincinya,”

dan setelah saat itu si brownie pun mati spt’ digigit kucing, setelah kejadian itu aku ga pernah mau lagi beli2 atw pelihara kelinci..bkn krn ga suka, tp justru malah  krn kasian, khawatir kita ga bisa ngash kehidupan yg lbh layak dibanding di tempat hdp/ habitat aslinya.. kan kasian :’-(

khekhekhe…tragis amat ya tu cerita..

h1

go Lathantri go..!!

January 23, 2010

assalamu’alaikum…

17januari2010

deuh..cenengnya lathantri akhirnya bisa ngumpul lagi..setelah sekian lama tak kunjung kumpul..

agenda kumpul kmrn krn kita2 rencananya mw ngash surprise bwt ari..di birthday’nya yg ke 22th di tahun 2010 ini.. hehe, tp apa boleh buat krn ngrencanainnya dadakan jadi surprise’y gagal,,mama’y ari juga ga di briefing dulu, jd ga kompak deh,,alias ngebocorin rahasia ke ari..

kmrn (tgl 17jan) jg bertepatan dg dikukuhkannya club motor pertama yg beranggotakan para rider berjilbab..sbnr’y sih klo aku pengennya bkin club speda,,tp apa mw dikata spedanya saja aku tak punya, nanti deh klo ud kerja beli sepedanya,,skalian bwt nganter2 anak ke cekolah (amin….nikah dl x ya)..

nama club’y…Club Motor Lathantri (CML)..hehe agak maksa sih, tp gpp deg buat seru2an ajah..

eh iya ini ada bbrp dokumentasi’nya

rame2

cml

ini aku

aku dan upin'ku

arnisez

arnisez

rame2

cml

hmm…serruuuu…^-^

go lathantri go..!!

we are……Linda Arnitia Tera Hanum  Arni Nagi Tentri aRi Inov..

h1

biarlah

January 21, 2010

aku sudah berlari, mengejar yang tak pasti…
biarlah kurelaaa….

h1

SeRu..tapiii..

January 6, 2010

5:24pm

@my ro0m

UnCut..

yup..sama spt cerita dikehidupanku..yg ga kaya di film2 layar lebar atao sinema2 di TV yg bisa di CUT…!!

di kehidupan aku yg nyata, dan real ini..smua kejadian hrs aku lalui tanpa ada bantuan CUT!!.. ga bisa avoidance dari kejadian buruk dg nyubit2 pipi dan pura2 bangun dari tidur.. atau nampar2 pipi sampe merona-rona trus tiba2 udah ngelewatin episode yg kurang nyaman..

tp akhir2 ini aku spt tertukar2 dg kehidupan yg ga real…hehe,,macam lagi maen layar lebar.. tp bedanya..layar lebar yg ini ga bisa di CUT adegannya.. harus total dan ga boleh salah…

episode pertama… “begitukah sikap seorang staff HR?”

episode kedua… “qt yg butuh ya qt yg hrs sabar~pljran dr seorang security”

episode ketiga… “saat orangtuaku menginterogasi”

episode kee,pat… “itu nilai kuliah hak saya dan akan saya perjuangkan!!!”

episode kelima… “bea oh bea, 900rbu koq jadi 90rbu,,hrs diperjuangkan lah..!!!”

episode keenam… “bagus sih hp ini..tp ga spt yg aku harapkan..

episode ketujuh… “uhhh penuh dg empati…@_@”

episode kedelapan… “memakai si merah, setengah PD, stng engga..”


h1

ruang untuk sendiri

December 16, 2009

9:01pm.. @my r0om

–0O Terkadang manusia memang membutuhkan ruang untuk sendiri, agar dapat  menemukan jiwa yang tertinggal dalam keramaian yang merenggut “jati dirinya” sebagai makhluk Tuhan… lalu membawa kembali kedalam tubuhnya sebagai kebangkitan dari tidur yg amat panjang.. O0–

h1

Asah Kecerdasan Anak dlm 7 Permainan

December 13, 2009

KECERDASAN tak identik dengan faktor genetik atau keturunan.Kecerdasan bisa didapat dari berbagai hal. Mulai nutrisi sehat hingga permainan.

Menjadi salah satu kebanggaan bagi orangtua bila memiliki anak yang cerdas. Bagi yang tidak mendapatkannya, mereka sering kali menyerah, apalagi bila para orangtua merasa kecerdasan mereka biasa-biasa saja. Mereka berpikir bahwa kecerdasan adalah sesuatu yang diturunkan secara genetik.

Mulai sekarang, ubah pemikiran Anda. Kecerdasan bisa dibentuk sejak anak masih bayi. Dari hal yang paling sederhana, bermain misalnya. Kecerdasan apa yang dapat dikembangkan dengan permainan-permainan? Semua itu bisa diasah melalui kecerdasan.

1. Kecerdasan Linguistik

Kemampuan linguistik anak mulai bisa diajarkan pada usia tiga bulan. Mulailah dengan menirukan suara-suara yang keluar dari si bayi. Seringlah mengajaknya berkomunikasi walau dia belum bicara. Menginjak usia enam bulan, mulailah membacakan cerita untuk si kecil.

Selanjutnya, ajaklah anak bermain dengan permainan yang bersuara, seperti telepon-teleponan yang bisa mengeluarkan suara, sehingga anak tertarik mendengarkan dan memainkan. Pada usia tiga tahun, kecerdasan linguistik bisa diasah dengan memberikan buku yang memiliki teks bagi anak yang sudah bisa membaca.Bacakan cerita pada anak yang lebih kecil, ajak anak menceritakan pengalamannya. Anda juga bisa mulai membiasakan si kecil menemukan simbol-simbol di sepanjang perjalanan.

2. Kecerdasan Logis-Matematis

Pada usia enam bulan,kemampuan logis matematis sudah bisa diajarkan. Caranya, berikan beberapa benda yang sama pada anak. Misalnya bola. Lalu sambil memberikan pada anak, kita mulai menghitung “satu..dua”.

Anak mulai dikenalkan pada konsep angka. Lalu menginjak usia sembilan, ajari si kecil menyusun urutan balok. Di atas usia satu tahun, mulailah mengajaknya bermain puzzle sederhana (kurang dari 10 keping). Anda juga bisa mengajaknya bermain balok membentuk bangunan.

3. Kecerdasan spasial dan kinetik

Mengasah kemampuan spasial dan kinetik bahkan bisa dilakukan sejak bayi. Perdengarkan sumber suara, misalnya kerincingan, suara ibu atau ayah. Biarkan bayi mencari sumber suara. Semakin bertambah usia, semakin variatif juga metode permainannya.

Menginjak usia enam bulan, Anda bisa mengajaknya bermain dengan benda bergerak. Berikan mainan yang bisa bergerak, seperti mobil-mobilan. Jalankan mobil tersebut, biarkan bayi Anda bergerak mengikuti arah mobil. Anda bisa memberikan wadah berisi biskuit kecil untuk anak yang lebih besar dan sudah tumbuh gigi.

Biarkan anak untuk mencoba mengambil dan belajar memasukkan ke mulut. Anak yang sudah diberikan makanan pendamping ASI dan sudah mulai bisa duduk, ada baiknya juga didudukkan di kursi makan bayi (high chair), sehingga bisa belajar duduk baik.

4. Kecerdasan Musikal

Kecerdasan yang satu ini juga bisa mulai diberikan sejak bayi lahir. Perdengarkan musik bagi bayi Anda. Bunyi-bunyian yang memiliki ritme tetap, juga akan membantu anak untuk belajar memahami bunyi. Pada tahap selanjutnya, asah kemampuan musik si kecil dengan memperdengarkan musik atau lagu-lagu.

5. Kecerdasan Interpersonal

Biasanya memasuki usia enam bulan, kemampuan interpersonal seorang anak sudah mulai tumbuh. Ajari si kecil melambaikan tangan, “gimme five”, dan bersalaman untuk merangsang anak menciptakan interaksi dengan orang lain. Ajaklah anak bermain di taman dekat rumah. Biarkan dia mulai mengenal orang lain di luar keluarga. Menginjak usia satu tahun, Anda bisa mengajak si kecil bermain peran. Bermain dengan teman sebaya juga sangat bermanfaat untuk mengasah kemampuan interpersonal.

6. Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan ini bisa mulai dilatih pada anak mulai usia enam bulan dengan cara memanggil namanya. Biarkan dia memahami bahwa itu adalah namanya, dan tunggu sampai dia memberikan respons, misalnya dengan menoleh ke arah pemanggil. Lantas, ajak si kecil menggambar untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan imajinasi. Dari gambar yang dia buat, si kecil bisa melihat harapanharapan ataupun emosi yang saat itu sedang dominan padanya.

7. Kecerdasan Naturalis

Cara mengasah kecerdasan ini juga bisa dilakukan melalui cara yang menyenangkan.Bawa anak ke halaman rumah, perkenalkan dengan binatang piaraan, perkenalkan dengan tanaman dan pohonpohon. Lihat reaksinya. Seiring usia yang bertambah besar, ajak anak untuk memelihara binatang, tentu yang tidak berbahaya. Ajak juga si kecil bertanam atau merawat tanaman

Pasted from <http://www.klikmytime.com/index.php?do=mib.everybody_is_journalist_detail&id=572>

h1

waterbirth

December 6, 2009

Banyak Jalan Menuju Normal

waterbirth.jpgWaterbirth dan hypnobirthing mengaktifkan endorfin: Penghambat rasa sakit alami yang ada di dalam tubuh setiap orang.Banyak jalan menuju Roma. Demikian pepatah yang berpesan bahwa ada lebih dari satu cara untuk menyelesaikan sebuah masalah. Bagi ibu-ibu zaman sekarang, pepatah tersebut bisa berbunyi begini: banyak jalan melahirkan normal. Soal rasa takut dan rasa sakit, bisa disiasati.

Rasa takut lah yang antara lain memicu para wanita melahirkan secara tidak normal: Lewat bedah caesar, kendati tanpa indikasi medis — selain faktor nonteknis lain seperti tawaran dokter. Pembelahan perut yang secara medis berisiko besar itu, bahkan seolah menjadi tren.

”Orang bersalin itu problem terbesarnya rasa cemas dan takut. Bila sumber ketakutan dan kecemasan teratasi, biasanya rasa nyerinya bisa ditolerasi,” kata dr Rukmono Siswihanto SpOG, konsultan Fetomaternal Bagian Obstetri dan Ginekologi RS Dr Sardjito/FK UGM, di Yogyakarta, pekan lalu.

Menurut kesimpulan sejumlah ahli kandungan, rasa takut itulah yang justru membuat melahirkan menjadi sakit. Rasa takut membuat otot polos di dalam tubuh menjadi tegang, pembuluh darah menyempit, pasokan oksigen berkurang, mulut rahim kaku, dan impuls sakit di rahim bertambah.

Tak heran wanita yang takut, tapi terpaksa melahirkan secara normal di atas tempat tidur, mengalami rasa sakit luar biasa. ”Rasa sakit melahirkan normal tak bisa dikatakan,” kata Liz Adianti (33 tahun), yang melahirkan anak pertamanya secara normal pada tahun 2002.

Tapi, rasa takut dan rasa sakit belum perlu berakhir caesar yang diiringi pembiusan dan proses cepat. Ada beberapa cara mengatasi dan mengendalikannya, agar persalinan tetap berlangsung normal. Antara lain dengan hypnobirthing dan waterbirth.

Hypnobirthing dan waterbirth, memiliki beberapa persamaan. Antara lain membuat ibu yang melahirkan lebih tenang dan relaks. Sikap tersebut efektif memerintah otak untuk mengalirkan endorfin, semacam morfin alami di dalam tubuh, untuk memblok rasa sakit.

Hypnobirthing mulai diterapkan di Indonesia pada tahun 2003. Inisiatornya adalah Lanny Kuswandi. Menurut mantan bidan RS St Carolus, ini, rasa takut dan rasa sakit lebih banyak disebabkan rekaman negatif yang tertanam di bawah sadar ibu hamil: Bahwa melahirkan itu sakit.

Memori serupa, kata Lanny, tak didapati di alam bawah sadar suku-suku pedalaman. ”Itu sebabnya mereka melahirkan secara nyaman,” ungkap terapis di Klinik Pro V dan RS Bunda ini, di Jakarta, pekan lalu.

Inti dari hypnobirthing, tutur Lanny, adalah menetralisasi rekaman bawah sadar itu. ”Kita harus sadar bahwa tubuh kita diciptakan luar biasa. Kalau tenang saat melahirkan, tubuh otomatis mengeluarkan endorfin. Sehingga banyak yang tak merasa sakit,” katanya.

Seberapa besar rasa sakit yang bisa dikurangi hypnobirthing? ”Rata-rata 50 persen,” kata Lanny. Lanny yang mempraktikkan cara itu saat melahirkan anak keduanya, bahkan mengatakan rasa sakitnya susut sampai 80 persen. ”Perut hanya kencang sebentar,” katanya.

Kendati bernama hypnobirthing, Lanny mengatakan kesadaran ibu yang melahirkan tidak dikontrol instruksi-instruksi eksternal. ”Hypnobirthing adalah sarana alami untuk membangkitkan yang ada dalam diri kita. Ibu yang melahirkan 100 persen sadar,” katanya.

Menerapkan hypnobirthing, kata Lanny, bahkan tak harus dengan mengikuti kelas. Cara itu bisa diterapkan dengan membaca buku dan menonton VCD tentang hypnobirthing. ”Tapi, untuk yang stres-nya tinggi, sebaiknya ikut kelas bersama suami,” katanya.

Saat hari H, ibu hamil yang mempraktikkan hypnobirthing, tak perlu ditemani terapis. Seorang suami, kata Lanny, sudah cukup. ”Makanya suami sebaiknya ikut terlibat, karena persoalan melahirkan bukan cuma persoalan istri, tapi juga suami dan anak,” jelasnya.

Hypnobirthing pun, kata Lanny, bisa dikombinasikan dengan waterbirth. Di Indonesia, kombinasi itu sudah pernah diterapkan, dan Lanny mengawasi dari dekat. Tapi, karena masih langka, belum bisa diukur seberapa efektif pengaruh kombinasi itu.

Adapun pengurangan rasa sakit pada waterbirth, menurut dr Otamar Samsudin SpOG, terjadi karena ibu melahirkan lebih relaks, sehingga merangsang tubuh mengeluarkan endorfin. ”Melahirkan di air anget kan nyaman,” katanya di Jakarta, pekan lalu.

Air yang mempunyai daya apung, tutur Otamar, menghilangkan tekanan pada tubuh. Air sendiri, kata Otamar, adalah zat yang efektif menghilangkan rasa sakit. ”Kalau jalan di laut kena tiram, nggak terasa kan. Setelah istirahat di pantai baru terasa perih,” katanya.

Air juga zat yang melunakkan. ”Kalau jalan lahir lembek, rasa sakit akibat gesekan kepala bayi berkurang. Makanya lebih lentur, sehingga seringkali tak perlu episiotomi atau pengguntingan perineum (bibir vagina, red),” katanya.

Otamar telah menangani dengan sukses 68 persalinan di dalam air. Tidak ada yang harus mengalami pengguntingan. ”Kalau dijahit ada. Soalnya yang pandai mengejan hanya empat orang,” katanya. Namun, waterbirth punya keterbatasan.

Keterbatasan waterbirth itu bisa diatasi persalinan normal dengan hypnobirthing. Kalaupun cara ini tidak ditempuh, bukan berarti pisau bedah harus bicara. Sebab masih ada cara melahirkan normal minus rasa sakit dengan menjalani analgesia epidural.

Ada dua metode analgesia epidural, yaitu spinal epidural analgesia (SEG) dan intrathecal labor analgesia (ILA).Pada kedua metode ini, tutur Rukmono, saraf-saraf sensorik diblok dengan memasukkan obat ke epidural atau tulang belakang. Di antaranya morfin 0,25-0,3 mg.

Kedua metode ini dinilai baik untuk penderita diabetes, kelainan kardiovaskular, penyakit paru-paru, penyakit ginjal, dan penyakit hati.

Adapun caesar, tak ubahnya emergency exit. Dia hanya bisa diterapkan pada kondisi darurat. Atau dalam bahasa politik, karena ada kegentingan yang memaksa. Kegentingan memaksa itu diputuskan oleh satu hal: adanya indikasi medis.

Indikasi medis itu antara lain ari-ari menutup jalan lahir, letak bayi sungsang, persalinan normal berlangsung lama dan dikhawatirkan berujung kelelahan dan kegagalan persalinan, dan ibu hamil mengidap herpes genital, HIV/AIDS, dan hipertensi.

Sekarang tinggal pilih, cara nonfarmakologik (tanpa obat-obatan) seperti hypnobirthing dan waterbirth, atau cara farmakologik seperti analgesia epidural bahkan intervensi pisau bedah. ”Cara natural yang paling baik. Mestinya persalinan normal tak dilanggar,” kata Rukmono.

Karena normal dan natural, persalinan waterbirth dan hypnobirthing minim efek samping. Lanny Kuswandi mengatakan hypnobirthing nyaris tak punya efek samping. Adapun Otamar Samsudin mengatakan waterbirth sama saja dengan persalinan biasa.

Yang sering dipertanyakan seputar waterbirth, kata Otamar, adalah apakah mulut dan hidung bayi tidak akan kemasukan air atau tenggelam. Otamar menjelaskan, bayi belum bernapas saat berpindah dari rahim ke dalam air. Di dalam air, bayi masih bernapas lewat plasenta.

”Saat diangkat dari air, baru bayi menangis dan menarik napas pertama,” ungkap Otamar.

Kondisi demikian terjadi karena suhu di dalam rahim dan suhu air dijaga tetap sama, yaitu sekitar 36-37 derajat Celsius. Karena itu, saat bayi berada di air, dia tidak mengalami perubahan suhu. Perubahan suhu lah, kata Otamar, yang membuat bayi-bayi lahir langsung menangis.

Adapun risiko caesar, menurut data Departemen Kesehatan: dari sisi kematian ibu, caesar punya risiko empat kali lipat. Dari sisi kematian bayi, dua sampai tiga kali lipat.

Bila ada yang lebih baik, mudah, dan murah, mengapa harus memilih yang mahal dan berisiko?

(nri/run )

sumber: Republika, Minggu, 11 Nopember 2007

http://www.pro-vclinic.web.id/articles/banyak-jalan-menuju-normal.html