ini mungkin kali kedua aku ngerasain yang namanya deg2an total, rasanya jantung ga sinkron sama helaan nafas yang masih pengin bernafas normal.
dari tadi pagi nafasku serasa sesek dan perasaanku kacau balau, sedih bercampur prihatin, ada rasa takut, galau dan semua perasaan-perasaan yang sebenernya ga pengin aku rasain. gimana engga, dari tadi pagi aku dapet info-info tentang perkembangan bencana di merapi, yang radiusnya semakin lama semakin meluas, kebayang bagaimana orang-orang disana bisa bernafas dengan sempurna, bagaimana bisa, gemuruh dari dalam merapi pastinya selalu meneror mereka. belum lagi berita-berita yang muncul dimedia elektronik, bagaimana diperlihatkan dengan buram orang yang seluruh tubuhnya sudah berwarna hitam karna awan panas, namun masih berjuang mempertahankan hidupnya..
Ya rabb rasanya ingin menjangkau mereka dan menolongnya, tapi ke’ego’anku masih saja memikirkan keselamatan diriku sendiri.. yang bisa kulakukan hanya berdoa dan mendukung memberikan semangat pada relawan yang secara ikhlas memberikan uluran tangan, dan siap merelakan kehidupannya untuk syahid.. subhanAllah..AllahuAkbar!
pun hingga saat aku menuliskan artikel ini, nafasku masih terasa sesak, entah tersugesti dengan kabar yang kudapat bahwa abu vulkanik sudah mencapai bandung atau karena memang jantungku yang tidak dapat berkompromi dengan keadaan.. wallahu a’lam.. inilah bencana nasional yang terasa amat memilukan buatku sejak aku hidup selama 22tahun, seteleh bencana tsunami yang terjadi beberapa tahun lalu.
ah, bumi ini sudah tua, perlakuan manusia tidak semakin arif,, semakin tamak, sikut menyikut untuk menguasai pulau-pulau kepunyaanNya, kasian bumi.. tak terbayang saat kau harus berhenti bekerja dan membeku hingga hanya terlihat sebagai lingkaran dengan sisa-sisa asap dingin yang mengepul..
pulau mati, tumpukan mayat, sisa-sisa kehidupan, bayangan percakapan, pecahan-pecahan senyuman, peninggalan-peninggalan modern yang nantinya akan disebut benda asing bedebu, penemuan purba kala, bahkan mungkin disebut harta qorun..
apa mungkin Rabb sudah bosan melihat tingkah kita…
“ Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) “. QS Ar-Rum : 41
*PRAY FOR INDONESIA* ku yang sedang menangis..